Muslimah Zone

Home | Seputar Dunia Islam | Tarbiyah | Muslimah Zone |

Wednesday, January 18, 2006

Izzah Wanita

Setan dalam menggoda manusia memiliki berbagai macam strategi, dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratunbis su'). Setan tahu persis kecenderungan nafs manusia, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Berikut ini tahapan-tahapannya.
I. Menghilangkan Definisi Hijab
Dalam tahap ini setan membisik-kan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekedar pakaian atau mode hiasan bagi para wanita. Jaditidak ada pakaian syar'i, pakaian ya pakaian, apa pun bentuk dannamanya. Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaanmanusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut gan tijuga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri kenegeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaianpenduduknya, apapun yang mereka pakai.Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahwa hijab adalahpakaian syar'i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadahbukan sekedar mode. Biarpun hidup kapan saja dan di mana saja, makahijab syar'i tetap dipertahankan.Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, makasetan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya?
Pertama, Membuka Bagian Tangan. Telapak tangan mungkin sudah terbiasa terbuka, maka setan mem-bisikkan kepada para wanita agar ada sedikit peningkatan model yaknimembuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). "Ah tidak apa-apa,kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang? Begitu bisikan setan.Dan benar sang wanita akhirnya memakai pakain model baru yangmenampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki yang melihat nya jugabiasa-biasa saja. Maka setan berbisik," Tuh tidak apa-apa kan?
Kedua, Membuka Leher dan DadaSetelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah setanuntuk membisikkan hal baru lagi. "Kini buka tangan sudah lumrah, makaperlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakniterbuka bagian atas dada kamu." Tapi jangan sebut sebagai pakaianterbuka, hanya sekedar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidakgerah. Cobalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya bagiankecil saja yang terbuka.Maka dipakailah pakaian model baru yang terbuka bagian leher dandadanya dari yang model setengah lingkaran hingga yang model bentukhuruf "V" yang tentu menjadikan lebih terlihat lagi bagian sensitif lagi.
Ketiga, Berpakian Tapi Telanjang. Setan berbisik lagi, "Pakaian kok hanya gitu-gitu saja, cari modelatau bahan lain yang lebih bagus! Tapi apa ya? Sang wanitabergumam. "Banyak model dan kain yang agak tipis, lalu bentuknyadibuat yang agak ketat biar lebih enak dipandang," setan memberi idebaru.Maka tergodalah si wanita, di carilah model pakaian yang ketat dankain yang tipis bahkan transparan. "Nggak apa-apa kok, kan potonganpakaiannya masih panjang, hanya bahan dan modelnya saja yang agakberbeda, biar nampak lebih feminin," begitu dia menambahkan. Walhasilpakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah,makin hari makin bertambah ketat dan transparan, maka jadilah merekawanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita kasiyat 'ariyat (berpakaian tetapi telanjang).
Keempat, Agak di Buka Sedikit. Setelah para wanita muslimah mengenakan busana yang ketat, maka setandatang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan ide baru yangsepertinya segar dan enak, yakni dibisiki wanita itu, "Pakaianseperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apang gak sebaiknya di belah hingga lutut atau mendekati paha?" Denganitu kamu akan lebih leluasa, lebih kelihatan lincah dan enerjik."Lalu dicobalah ide baru itu, dan memang benar dengan dibelah mulaibagian bawah hingga lutut atau mendekati paha ternyata membuat lebihenak dan leluasa, terutama ketika akan duduk atau naik ke jokmobil. "Yah tersingkap sedikit nggak apa-apa lah, yang pentingenjoy," katanya.
Inilah tahapan awal setan merusak kaum wanita, hingga tahap inipakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya model, corak, potongandan bahan saja yang dibuat berbeda dengan hijab syar'i yangsebenarnya. Maka kini mulailah setan pada tahapan berikutnya.
II. Terbuka Sedikit Demi Sedikit
Kini setan melangkah lagi, dengan trik dan siasat lain yang lebihampuh, tujuannya agar para wanita menampak kan bagian aurat tubuhnya.Pertama, Membuka Telapak Kaki dan TumitSetan Berbisik kepada para wanita, "Baju panjang benar-benar membuatrepot, kalau hanya dengan membelah sedikit bagiannya masih kurangleluasa, lebih enak kalau di potong saja hingga atas mata kaki." Inibaru agak longgar. "Oh ada yang kelupaan, kalau kamu bakai bajudemikian, maka jilbab yang besar tidak cocok lagi, sekarang kamu carijilbab yang kecil agar lebih serasi dan gaul, toh orang tetapmenamakannya dengan jilbab."Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini buru-burumencari model pakaian yang dimaksudkan.
Tak ketinggalan sepatu haktinggi, yang kalau untuk berjalan mengeluarkan suara yang menarikperhatian orang.Kedua, Membuka Seperempat Hingga Separuh BetisTerbuka telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang-orang yang melihat juga tidak begitu peduli. Maka setan kembali berbisik, "Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamulakukan, buktinya mereka tidak bereaksi apa-apa, kecuali hanyabeberapa orang. Kalau langkah kakimu masih kurang leluas a, makacobalah kamu cari model lain yang lebih enak, bukankah kini banyakrok setengah betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu mencolok,hanya terlihat kira-kira sepuluh senti saja." Nanti kalau sudah terbiasa, baru kamu cari model baru yang terbuka hingga setengahbetis."Benar-benar bisikan setan dan hawa nafsu telah menjadi penasehatpribadinya, sehingga apa yang saja yang dibisikkan setan dalamjiwanya dia turuti.
Maka terbiasalah dia mema-kai pakaian yangterlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.Ketiga, Terbuka Seluruh BetisKini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, setan telahberhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang sang wanita berpikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabidahulu. Namun buru-buru bisikan setan dan hawa nafsu menyahut, "Ahjelas enggak, kan sekarang zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, ma ka wanitanyaharus menyelisihi dengan menjulurkannya hingga menutup telapak kaki,tapi kini lain, sekarang banyak laki-laki yang menurunkan pakaiannyahingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka yaitudengan mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih keatas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya."Tetapiā€¦ apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum laki-laki,"gumamnya. "Fitnah? Ah itu kan zaman dulu, di masa itu kaum laki-lakitidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanitamereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup.
Tapi sekarang sudah berbeda, kini kaum laki-laki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka malah senang dan mengatakan ooh atau wow, bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karena sama-sama suka? Lihat saja model pakaian di sana-sini, dari yang di emperanhingga yang yang bermerek kenamaan, seperti Kristian Dior, semuanya menawarkan model yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikuti model itu akan menjadi wanita yangketinggalan zaman."Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis biasa diakenakan, apalagi banyak para wanita yang memakainya dan sedikitsekali orang yang mempermasalahkan itu. Kini tibalah saatnya setanmelancarkan tahap terakhir dari siasatnya untuk melucuti hijab wanita.
III. Serba Mini
Setelah pakaian yang menampak kan betis menjadi pakaian sehari-haridan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan setan yanglain. "Pakaian membutuhkan variasi, jangan itu-itu saja, sekarang inimodelnya rok mini, dan agar serasi rambut kepala harus terbuka,sehingga benar-benar kelihatan indah."Maka akhirnya rok mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai,bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan,terbuka bagian dada sekaligus bagian punggung nya dan berbagai modellain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beranekaragam, ada pakaian pesta, berlibur, pakaian kerja, pakaian resmi,pakaian malam, sore, musim panas, musim dingin dan lain-lain, takketinggalan celana pendek separuh paha pun dia miliki, model danwarna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba.
Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalausudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin danditerima oleh manusia. Hingga suatu ketika, muncul ide untuk mandi di kolam renang terbukaatau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian paling rawan saja yang tersisa untuk. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan "bikini". Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na'udzu billah bisikan setan berhasil, tujuannya tercapai, "Menghilangkan izzah Kaum Wanita."
Penutup
Demikian halus, cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjerumus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua,terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anakgadis dan para wanita kita sekecil apapun, segera secepatnya diambiltindakan. Jangan biarkan berlarut-larut, karena kalau dibiarkan dantelah menjadi kebiasaan, maka sangat sulit bagi kita untukmengatasinya. Membiarkan mereka membuka aurat berarti merelakanmereka mendapatkan laknat Allah, kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyengsarakan, baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu a'lam bisshawab.--

Tuesday, January 17, 2006

Muslimah Zone

Assalamu'alaikum wr wb